Kesan Dansatgas TMMD Ke 113/Purwakarta dan Kisah Warga Soal Keterbatasan Air bersih Dibalik Program TMMD 

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Dansatgas TMMD ke – 113/Purwakarta Letkol Arm Krisrantau Hermawan selaku orang nomor satu di jajaran TNI AD di Kabupaten Purwakarta bangga dengan adanya tugas mulia di wilayahnya, karena mendapatkan keistimewaan mendapat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 yang laksanakan di wilayah Desa Wanawali Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta.

Apalagi dalam pelaksanaan TMMD tersebut, selain mewujudkan kemajuan warga dalam peningkatan ekonomi, dengan pelaksanaan TMMD ini juga dapat memetik hikmah yang ada dalam pengerjaan baik pengerjaan fisik maupun non fisik.

“Dengan adanya TMMD ini tentu sangat banyak sekali manfaatnya, baik dari anggota satgas TMMD sendiri maupun bagi warga Desa Wanawali, karena dalam program tersebut terdapat program pengerjaan fisik maupun non fisik,” kata Dansatgas TMMD 113/Purwakarta, Rabu (8/6/2022).

Sementara itu, Kepala Desa Wanawali Wahyudin membenarkan apa yang disampaikan oleh Dansatgas. Dirinya bahkan berharap program TMMD yang ada di desanya ini benar-benar dapat membawa Desa Wanawali lebih maju dari sebelumnya.

Salah satunya sasaran fisik sarana air bersih (SAB), karena kebutuhan air bersih dalam kehidupan sehari hari khususnya rumah tangga yang mutlak diperlukan. Baik untuk kebersihan diri dan keluarga, juga untuk kebutuhan pangan. Namun, saat TMMD belum masuk ke Desa Wanawali, sekitar beberapa tahun silam warga memiliki tantangan tersendiri untuk bisa menggunakan air bersih.

Ini menjadi realita yang harus dihadapi, apalagi kalau bukan di musim penghujan. Warga kebanyakan menggunakan tadah hujan dirumahnya, dengan menggunakan talang air dan tempat penampungan.

Kalau mau air bersih, warga Desa Wanawali dipaksa berjalan sepanjang puluhan meter, ratusan meter bahkan hingga 1 Kilometer dengan medan yang dinamis hingga membuat pulang pergi dinamis. Kadang-kadang, apa yang mereka ambil tidak sebanding dengan lelah mereka saat tiba di rumah.

Uman (50) misalnya, salah satu warga RT 02/01 tersebut mengatakan membawa satu jerigen dengan isi 10 liter saja sudah merasa kewalahan jika harus bolak-balik. Dibalik wajah sumringahnya, ia mengatakan itu masa lalu.

“Dulu pergi ambil air, berair juga badan kita, karena saya pribadi mengambil air kurang lebih 1Km dari rumah ke lokasi sumber air bersih (bekas galian pasir, red) yang berada di belakang kantor desa. Sekarang sudah tidak lagi, Alhamdulillah dengan adanya program TMMD yang masuk dan membuat bak penampungan dan sarana air bersih, Air bisa mendatangi kita,” ungkapnya.

Terkait hal itu sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah ketersediaan air Satgas TMMD ke -113 Kodim 0619/Purwakarta di Desa Wanawali Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta bersama warga terus berupaya menyempurnakan sistem penyaluran air ke rumah rumah warga.

Di RT 03 dan 2 Desa Wanawali tempat pelaksanaannya TMMD yang ke 113 Kodim 0619/PWK sudah ada sumber mata air dan bak penampungan air bersih.

“Kita upayakan pengerjaan sasaran fisik yang sempurna salah satunya adalah pembangunan fisik pada sumber mata air tersebut, tujuannya agar air bisa mengalir ke tampungan utama, kemudian rumah-rumah warga,” (DR)

Tinggalkan Balasan