Keren! Mahasiswa Hukum Bisnis Ini Jadi Ketua Rumah Tahfidz IIB Darmajaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa Program Studi Hukum Bisnis, Muhammad Fakri Amar memiliki rutinitas lain. Amar — begitu ia biasa disapa –merupakan mahasiswa semester 7 Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yang dipercaya menjadi Ketua Rumah Tahfidz IIB Darmajaya periode 2023–2026.

Amanah tersebut dijalaninya dengan mendampingi 14 santri dalam berbagai kegiatan Rumah Tahfidz. Setiap kegiatan menjadi bagian dari rutinitas Amar bersama para santri, mulai dari sabaq atau setoran hafalan baru hingga manzil, yakni murojaah atau pengulangan hafalan yang telah dimiliki.

Kesehariannya bersama para santri juga menjadi ruang bagi Amar untuk belajar tentang kepemimpinan. Ia tidak hanya ikut menjaga kegiatan tetap berjalan, tetapi juga berinteraksi dan mendampingi santri dalam menjaga konsistensi hafalan Al-Qur’an.

Kedekatan Amar dengan dunia tahfidz sendiri telah dibangun sejak menempuh pendidikan di MA Nurul Ulum Kebun Tebu, Lampung Barat. Hingga saat ini, ia telah menghafal 21 juz Al-Qur’an.

Komitmennya terhadap hafalan Al-Qur’an juga mendapat dukungan melalui Beasiswa Hafidz Quran dari Yayasan Alfian Husin yang diterimanya untuk menempuh pendidikan di IIB Darmajaya.

Tak hanya aktif di Rumah Tahfidz, Amar juga aktif dalam berbagai organisasi di lingkungan kampus, di antaranya UKM DCFC, BEM, HIMA Hukum Bisnis, dan UKM Assalam. Beragam pengalaman organisasi tersebut menjadi ruang baginya untuk bertemu banyak orang, belajar bekerja dalam tim, sekaligus mengembangkan kemampuan diri.

Bagi Amar, keaktifan dalam organisasi bukan sekadar mengisi waktu di luar perkuliahan. Ia menjadikannya sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan soft skill sekaligus memperluas relasi. “Alasan saya aktif berorganisasi untuk meningkatkan kemampuan soft skill dan memperbanyak relasi,” ujar Amar saat diwawancarai pada Jumat (25/9/2026).

Berbagai aktivitas tersebut membuat perjalanan Amar selama menjadi mahasiswa di IIB Darmajaya tidak hanya diisi dengan kegiatan akademik. Ia juga mendapatkan pengalaman memimpin, berinteraksi dengan santri, berorganisasi, sekaligus menjaga hafalan Al-Qur’an. (**)

Tinggalkan Balasan