Pangdam XXI/Radin Inten Kawal Agenda Kunjungan Kerja Wapres di Lampung

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)-Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan kerja yang dipusatkan di Kabupaten Lampung Timur tersebut bertujuan memastikan berbagai program prioritas nasional berjalan optimal, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Agenda diawali dengan peninjauan pembangunan Jembatan Sungai Way Batanghari di Desa Kalipasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Jembatan tersebut sebelumnya sempat mangkrak selama kurang lebih empat tahun. Sebagai solusi untuk menghubungkan Desa Kalipasir dan Desa Tanjung Tirto, Kodam XXI/Radin Inten membangun Jembatan Gantung Perintis Garuda sepanjang 120 meter dengan lebar 2 meter. Pembangunan yang melibatkan prajurit TNI, tenaga teknisi, serta masyarakat setempat itu ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.

Dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang merupakan arah pembangunan nasional dari pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, Kodam XXI/Radin Inten menargetkan pembangunan total 120 jembatan yang terdiri atas jembatan Armco, jembatan perintis, dan jembatan beton. Hingga saat ini, pembangunan jembatan Armco telah menyelesaikan 27 titik, sementara 30 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan. Untuk jembatan perintis, sebanyak 5 titik telah rampung dan 31 titik masih dikerjakan. Adapun pembangunan jembatan beton telah menyelesaikan 9 titik, sedangkan 18 titik lainnya masih berlangsung.

Keberadaan ratusan jembatan yang dibangun Kodam XXI/Radin Inten diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke MTs Muhammadiyah 1 Way Bungur. Di lokasi tersebut, Wakil Presiden menyapa para guru dan siswa sekaligus meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik.

Selanjutnya, Wakil Presiden mengunjungi lahan pertanian singkong di Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana. Kunjungan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, serta mendorong kesejahteraan para petani.

Menutup kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Wakil Presiden bersilaturahmi dan berdialog bersama para tokoh adat Penyimbang di Randu Mas Hotel dan Resort Taman Purbakala, Kecamatan Sekampung Udik.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta mendukung percepatan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, Pangdam XXI/Radin Inten memastikan pengamanan dan pendampingan terhadap agenda Wakil Presiden berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Pangdam mencerminkan komitmen TNI AD dalam mendukung kelancaran agenda kenegaraan sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi suksesnya program-program pembangunan nasional.(red)

Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan, Pastikan Kesiapan Satuan Masa Depan

SEMARANG -(deklarasinews.com)– Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) jajaran Kodam IV/Diponegoro, Rabu (15/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam mengawal percepatan pembangunan satuan sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai perencanaan.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam meninjau pembangunan Yonif TP 443/Satria Rakai Pikatan di Kabupaten Temanggung, Yonif TP 440/Satria Jaka Sangkrip di Kabupaten Kebumen, Yonif TP 445/Satria Gagak Handoko di Kabupaten Purworejo, serta Yonif TP 447/ Satria Rakai Kayuwangi di Kabupaten Klaten. Setiap lokasi menjadi bagian dari pembangunan satuan baru yang dipersiapkan untuk memperkuat kemampuan pertahanan dan pembinaan teritorial di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Di masing-masing lokasi, Pangdam menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan dari pejabat terkait. Paparan tersebut meliputi progres pekerjaan, capaian yang telah dilaksanakan, target penyelesaian, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan beserta langkah-langkah yang telah disiapkan untuk mengatasinya.

Usai menerima paparan, Pangdam meninjau langsung berbagai fasilitas yang sedang dibangun. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan, kesiapan sarana dan prasarana, serta kesesuaian pembangunan dengan perencanaan yang telah ditetapkan sehingga nantinya seluruh fasilitas dapat mendukung pelaksanaan tugas satuan secara optimal.

Pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan bagian dari kebijakan strategis TNI AD dalam memperkuat postur pertahanan sekaligus meningkatkan kemampuan pembinaan teritorial. Kehadiran satuan-satuan baru ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan wilayah, meningkatkan kesiapsiagaan prajurit, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Pangdam menegaskan pentingnya menjaga kualitas pembangunan di setiap tahapan pekerjaan. Dengan dukungan seluruh pihak, pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan diharapkan dapat selesai tepat waktu, memenuhi standar yang telah ditetapkan dan segera memberikan kontribusi nyata bagi kesiapan operasional TNI AD serta penguatan pertahanan negara. (Pendam IV/Diponegoro)

Bupati Batang Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap III Desa Toso

BATANG -(deklarasinews.com)- Bupati Batang Faiz Kurniawan dengan didampingi Dandim 0736/ Batang Letkol Inf Didik Sudarmawan, S.I.P., M.I.P secara resmi membuka TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0736/Batang bertempat di Desa Toso Kec. Bandar Kab. Batang. Rabu (15/07/2026).

Dalam sambutan Bupati Batang membacakan amanat dari Gubernur Jateng. Pada hari ini kita dapat hadir dalam acara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 dan Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 dalam keadaan sehat dan penuh semangat kebersamaan. TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi yang erat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Selama 45 tahun, program ini telah menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kesengkuyungan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, untuk itu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendukung pembangunan di Jawa Tengah.

Program TMMD Reguler maupun TMMD Sengkuyung telah nyata berhasil membantu Pemerintah Daerah dalam mengakselarasi pembangunan di wilayah perdesaan, terisolir, terbelakang dan miskin melalui kegiatan fisik maupun nonfisik.

Sasaran kegiatan fisik diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana kebutuhan dasar masyarakat, untuk meningkatkan aksesibilitas daerah terpencil dan mendukung peningkatan perekonomian. Sedang sasaran nonfisik diprioritaskan pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara serta mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh, melalui 3 (tiga) bidang yaitu kesehatan, pendidikan dan bela Negara.

TMMD Reguler ke-129 dan Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Tengah pada 15 Juli sampai 13 Agustus 2026, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Tema ini menekankan bahwa desa merupakan fondasi pembangunan nasional.

Ketika desa maju, masyarakat menjadi lebih sejahtera, kesenjangan berkurang, dan pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Saya mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota bersama Dansatgas TMMD di masing-masing wilayah untuk terus memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan berbagai program prioritas, antara lain ketahanan pangan, pertanian terpadu, penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan air bersih dan sanitasi, percepatan penurunan stunting, penguatan Posyandu, penanaman pohon, pembersihan sungai, pembersihan pasar, serta rehabilitasi tempat ibadah.

Seluruh program tersebut harus dilaksanakan secara terpadu agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Saya berharap semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak berhenti pada pelaksanaan program ini, tetapi terus menjadi budaya kerja bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Dengan kolaborasi, gotong royong, dan kepedulian seluruh pemangku kepentingan, kita akan mampu membangun desa yang mandiri, tangguh, dan sejahtera.

Mari kita jadikan TMMD sebagai momentum untuk terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, mempererat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kesengkuyungan, bersama kita wujudkan desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. “Ungkap Bupati Batang mengakhiri sambutannya”.

Dalam kegiatan yang di rencanakan selama 30 hari ini, terdapat dua sasaran yaitu sasaran fisik dan non fisik. Untuk kegiatan sasaran fisik, antara lain berupa rabat beton panjang 560 M × Lebar 3 M dan Tebal 12 Cm.

Sedangkan sasaran non fisik berupa :

Penyuluhan Wasbang dan bela negara, Penyuluhan Kamtibmas, Penyuluhan bahaya narkoba, Penyuluhan perlindungan anak, Penyuluhan pengolahan sampah, Penyuluhan dan pelayanan KB, Penyuluhan stunting, Penyuluhan tanggap bencana, Penyuluhan UU perkawinan, Penyuluhan penanaman cabai dan tomat, Penyuluhan budidaya ikan nila dan lele, Penyuluhan sensus ekonomi, Penyuluhan pajak kendaraan.

Peletakan batu pertama oleh Bupati Faiz Kurniawan dengan didampingi Forkopimda menandakan bahwa program TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0736/Batang dinyatakan resmi dimulai.

Januar Kencana: Bangga Telah Menjadi Bagian Masyarakat Kota Pagaralam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Suatu kebanggan dan kehormatan tersendiri karena pernah mengabdi dan menjadi bagian dari masyarakat kota Pagaralam. Karena selama menjabat pucuk pimpinan di Polres Pagaralam didukung dan dibantu dengan hati oleh lapisan masyarakat.

“Ya selama menjabat Kapolres Pagaralam tidak ada gejolak yang berarti semua tugas dan kebijakan berjalan sesuai harapan.”ungkap AKBP.Januar Kencana Setia Persada yang akan mengemban tugas selaku Kapolres Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ,yang hanya menunggu detik detik Sertijab,Rabu (15/07) saat disambangi media ini di ruang kerjanya.

Lanjut Januar Kencana,selain elemen masyarakat ,dengan organisasi – organisasi yang ada dan terkhusus internal sangat merasakan dukungan kerja,sehingga kebijakan dan tugas tugas sebagai anggota Bhayangkara di Pagaralam terlaksana sesuai harapan.

“Banyak sukanya dibanding duka yang dirasa selama menjabat Kapolres Pagaralam.” Tidak perlu dengan emosi atau sentilan semua tugas yang dibebankan kepada anggota ner s dan pancar.”sebutnya .

Ditambahkan Januar,diyakini pengganti dirinya nanti akan lebih baik .

“Saya yakin pak AKBP.Adam Purbantoro akan bisa lebih baik.”harapnya.

Sebagai pengingat,saat AKBP Januar Kencana menjabat sebagai Kapolres Pagaralam suasana kota Pagaralam nyaman,aman dan sejuk, sesejuk udara pegunungan Gunung Dempo yang dirasakan masyarakat Besemah serta menjadi Iconnya kota Pagaralam. Selamat bertugas dan sukses selalu di tempat yang baru doa kami menyertai mu,pak.(Rep)

Kapolda Sumsel Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026, Tekankan Ketepatan, Disiplin, dan Pengabdian

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel Cup Tahun 2026 resmi ditutup dengan penyerahan trofi kepada para pemenang oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Lapangan Tembak Batalyon A Pelopor Satbrimobda Sumsel, Palembang, Rabu (15/7/2026). Penutupan kejuaraan yang merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 tersebut menjadi momentum memperkuat semangat profesionalisme, disiplin, dan pengabdian personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung penuh semangat dan dihadiri Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., para Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolres jajaran, serta seluruh peserta kejuaraan. Salah satu kategori yang paling menyita perhatian adalah Kelas Shot Off Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel yang mempertemukan para pimpinan satuan dalam adu ketepatan dan konsistensi menembak.

Pada kategori tersebut, Karorena Polda Sumsel berhasil meraih Juara I, disusul Kabidkum Polda Sumsel sebagai Juara II, dan Kabidkeu Polda Sumsel sebagai Juara III. Tepuk tangan dan apresiasi mengiringi penyerahan trofi sebagai bentuk penghargaan atas kemampuan, disiplin, serta sportivitas yang ditunjukkan para peserta selama pertandingan berlangsung.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa prestasi yang diraih dalam kejuaraan bukan sekadar pencapaian kompetitif, melainkan harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Kemenangan di lapangan tembak ini merupakan cerminan dari ketenangan berpikir, ketajaman fokus, kedisiplinan, dan kemampuan mengendalikan emosi. Jadikan ketepatan bidikan hari ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang presisi, cepat, profesional, dan tanpa pamrih kepada masyarakat. Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, tetapi awal untuk menghadirkan pengabdian yang lebih baik,” ujar Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Kapolda Sumsel juga kembali mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif di lingkungan Polri. Menurutnya, keberhasilan institusi tidak pernah lahir dari kemampuan individu semata, melainkan dari kekompakan seluruh personel yang bekerja sebagai satu tim.

“Di institusi Polri kita tidak membutuhkan Superman, tetapi Super Team. Ketika seluruh personel saling mendukung, saling menguatkan, dan memiliki tujuan yang sama, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan situasi kamtibmas akan semakin kondusif,” tambah Kapolda.

Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026 juga menjadi implementasi Program Presisi Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain mengasah kemampuan teknis penggunaan senjata api, kejuaraan ini membentuk karakter personel yang disiplin, tenang dalam mengambil keputusan, bertanggung jawab, serta mampu bekerja secara profesional di tengah dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa nilai utama kejuaraan ini bukan hanya terletak pada prestasi para pemenang, melainkan pada proses pembentukan karakter personel.

“Kejuaraan ini mengajarkan disiplin, ketelitian, konsentrasi, pengendalian diri, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari. Harapan kami, seluruh personel membawa semangat kompetisi yang sehat ini ke lapangan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat sesuai semangat ‘Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae’,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa Kejuaraan Menembak Kapolda Cup akan terus menjadi bagian dari pembinaan sumber daya manusia Polri yang profesional, modern, dan berintegritas. Sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, setiap prestasi yang diraih di arena perlombaan diharapkan menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat soliditas institusi, serta menghadirkan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan. (Rls/Ags).

Sering Cekcok Karena Ekonomi, Suami Ancam Bunuh Istri Pakai Sajam

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Pertengkaran rumah tangga yang dipicu masalah ekonomi berujung pada Dugaan pengancaman di Pekon Bangunsari, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Kejadian pertama kali terjadi pada Minggu, 27 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam keadaan emosi, G 48 tahun, mengancam akan membunuh istrinya W, 45 tahun, sambil membawa senjata tajam.

Merasa ketakutan, W yang saat itu menggendong anaknya yang masih balita. beruntung berhasil melarikan diri dengan mengendarai motor  miliknya W menuju kediaman orang tuanya.

Tak berhenti di situ, pada Minggu, 13 Juli 2026 kembali terjadi keributan. G kembali mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas dan mengusir W dari kediamannya.

Menurut W, pertengkaran sering terjadi karena faktor ekonomi. G juga kerap melontarkan kata-kata penghinaan di depan orang tuanya,  mengancam dan akan menyakiti W.

Akibat kejadian yang berulang  ulang membuat W merasa trauma. selalu merasa ketakutan W  akan segera melaporkan G ke Aparat Penegak Hukum.

Saya sudah tidak tahan. Demi keselamatan saya dan anak, saya akan melaporkan ini ke Aparat Penegak Hukum, Saya berharap nantinya dapat di proses sesuai hukum yang berlaku.ujar W.

Hingga berita ini di terbitkan W masih dalam ke adaan trauma, saat ini berada di rumah orang tua dan dalam pantauan Keluarga.[ TIm ]

Kajati Lampung dampingi Bupati Tanggamus Turun Langsung Kawal dan Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tanggamus

TANGGAMUS -(deklarasinews.com)- Menindaklanjuti instruksi langsung dari Presiden RI agar seluruh pemangku kepentingan turun tangan mengawal program prioritas nasional, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Lampung bersama Bupati Tanggamus dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tanggamus menggelar kegiatan monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari Rabu, 15 Juli 2026. Kolaborasi ini kembali menegaskan peran aktif Kejaksaan sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Kegiatan peninjauan on the spot ini diawali dengan transit di Kantor Kecamatan Pugung pada pukul 07.30 WIB, sebelum dilanjutkan dengan penyisiran ke sejumlah titik sasaran. Kunjungan kolaboratif hari ini menyasar tiga lokasi krusial di wilayah Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, yaitu:

– SDN 1 Way Jaha Kecamatan Pugung

– Dapur SPPG Sukajadi Pugung

– MA AL-Falah Pekon Gunung Kasih Kecamatan Pugung

Dalam lawatan tersebut, Kajati Lampung, Bupati Tanggamus, Kajari Tanggamus beserta jajaran tidak sekadar memantau tata kelola administrasinya. Tim terjun membaur bersama siswa-siswi, mengecek higienitas di lokasi dapur SPPG, menakar porsi, hingga ikut mencoba dan mencicipi langsung hidangan yang disajikan. Langkah nyata ini dilakukan demi memberikan jaminan bahwa kelayakan gizi, rasa, dan kualitas makanan yang diterima anak-anak pelajar telah sesuai dengan aturan teknis serta ketetapan harga yang berlaku.

Selain memastikan operasional berjalan mulus, kehadiran Korps Adhyaksa juga bertujuan merumuskan terobosan dan solusi atas dinamika di lapangan. Saat ini, Kejaksaan tengah mengawal dua target inovasi strategis:

Pertama, Penyaluran Makanan Utuh. Kejaksaan mencari solusi agar porsi makanan yang masih utuh, sangat layak, dan kebetulan tidak dimakan oleh siswa, tidak berakhir menjadi sampah. Makanan tersebut akan dimanfaatkan secara tepat sasaran bagi saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan, dengan cara memanggil pengurus yayasan sosial maupun pengurus masjid terdekat ke lokasi sekolah.

Kedua, Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Kejaksaan memantau dengan saksama agar sumber rantai pasok bahan baku yang digunakan oleh Dapur SPPG Sukajadi Pugung berasal dari hasil belanja di lingkungan masyarakat sekitar. Dengan memprioritaskan belanja kepada UMKM, Koperasi Merah Putih, dan/atau BUMDes setempat, program MBG tidak hanya menyehatkan anak bangsa, tetapi juga membawa efek pemberdayaan ekonomi yang meluas bagi masyarakat daerah Kabupaten Tanggamus.

Sinergi dan pengawasan melekat ini menjadi bukti komitmen Kejaksaan dalam menjaga integritas pelaksanaan MBG. Harapannya, program ini sukses mencetak generasi cerdas bergizi, sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara nyata.

Pastikan Keamanan Kunjungan Wapres Gibran, Brimob Lampung Kerahkan Unit Sterilisasi dan Escape Gegana

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Satuan Brimob Polda Lampung melalui jajaran Detasemen Gegana memastikan keamanan maksimal selama agenda kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di wilayah Provinsi Lampung. Pengamanan ketat ini dilakukan dengan menerjunkan personel-personel terbaik guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Rabu, 15 Juli 2026

Dalam rangkaian kunjungannya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah titik strategis, di antaranya kondisi infrastruktur jembatan di Kec. Way Bungur yang sempat viral di media sosial serta menyambangi MTS Muhammadiyah 1 Way Bungur. Selain meninjau fasilitas pendidikan, Wapres juga bergerak menuju Desa Muara Jaya, Kec. Sukadana, untuk melihat langsung lahan pertanian singkong sekaligus melakukan dialog interaktif dengan para petani singkong dan karet terkait tantangan sektor pertanian di daerah tersebut.

Guna mengawal mobilitas Wapres, Detasemen Gegana Brimob Lampung menyiagakan unit-unit khusus yang memiliki kualifikasi tinggi, meliputi Unit Sterilisasi dari penjinak bom (Jibom) dan unit KBR (Kimia, Biologi, Radioaktif), serta tim Escape yang selalu siaga dalam setiap pergerakan. Fokus pengamanan juga mencakup lokasi pertemuan formal antara Wapres dengan para Tokoh Adat Penyimbang yang diselenggarakan di Taman Purbakala Randu Mas Hotel & Resort, Kec. Sekampung Udik.

Dansat Brimob Polda Lampung KBP Yustanto Mujiharso menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas telah diinstruksikan untuk memberikan performa terbaik dan dilarang menganggap remeh situasi di lapangan. “Atensi utama kami adalah jangan pernah bersikap underestimate terhadap potensi gangguan sekecil apa pun. Kewaspadaan penuh harus tetap dijaga oleh seluruh personel demi menjamin keselamatan Wakil Presiden serta kelancaran seluruh agenda yang telah dijadwalkan di Lampung,” ungkapnya dalam arahan resmi kepada pasukan.

Melalui pengamanan yang terukur dan profesional ini, diharapkan kunjungan kerja Wakil Presiden di Provinsi Lampung dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam bidang infrastruktur dan kesejahteraan petani. Sinergitas yang kuat antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mengawal agenda nasional ini hingga selesai tanpa ada hambatan yang berarti.

Sekda Kota Bandar Lampung Buka TMMD ke-129, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Warga

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti Lapangan Sepak Bola Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Rabu (15/7/2026). Ratusan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat berkumpul mengikuti Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” , kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Pinang Jaya ini menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Bandar Lampung, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di tingkat desa.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekda Kota Bandar Lampung, Bapak Iwan Gunawan, S.P., M.A., secara resmi membuka rangkaian kegiatan TMMD. Komandan Upacara, Danramil 410-02/TBS Mayor Inf Sabarianto, memimpin jalannya upacara yang dihadiri oleh sekitar 446 orang, terdiri dari perwakilan unsur Forkopimda, Kepala OPD, serta berbagai elemen masyarakat dan pelajar.

Dalam amanatnya, Sekda Iwan Gunawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 0410/KBL, yang terus konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah. “Program TMMD ini adalah bukti nyata bahwa ketika TNI, pemerintah, dan masyarakat bergerak bersama, keterbatasan akan mampu kita atasi. Semangat gotong royong yang menjadi ruh TMMD adalah warisan leluhur yang harus kita rawat,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pemilihan Kelurahan Pinang Jaya sebagai lokasi TMMD sangat tepat. Diharapkan melalui program penataan infrastruktur dan nonfisik, dapat membuka isolasi wilayah, meningkatkan aksesibilitas, dan mendongkrak roda perekonomian serta kesejahteraan masyarakat setempat.

Program TMMD ke-129 ini memiliki beragam sasaran fisik yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, seperti pembangunan rabat beton jalan sepanjang 600 meter di beberapa titik di Jalan Nangka dan Gg. Alpukat, pembangunan drainase sepanjang 460 meter, pembuatan talud, gorong-gorong, serta renovasi mushola Baitul Saudah.

Tak ketinggalan, Program Unggulan Kasad juga dijalankan, meliputi pembuatan 5 unit sumur bor, rehabilitasi 6 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan pembangunan 7 unit MCK. Dalam sambutannya, Sekda juga menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk mendukung penuh dan bersinergi dengan Satgas TMMD. Pasca pembangunan, masyarakat diimbau untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.

Sejalan dengan semangat kebersamaan yang dicanangkan, di hari yang sama, Babinsa Kelurahan Pinang Jaya, Serka Pungut Supratman, bersama warga dan aparat setempat, langsung tergerak melaksanakan kegiatan nyata. Mereka memonitor dan terjun langsung dalam pengerjaan progres rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Siswanto di Jalan Nangka RT 04 Lk 02.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan semangat gotong royong, mereka bersama-sama melakukan pemasangan bata dinding dan mobilisasi material. Kegiatan yang berlangsung lancar dan tertib ini menyiratkan tekad kuat untuk segera mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat.

Program TMMD diharapkan tidak hanya berhasil dalam pembangunan fisik, tetapi juga mampu memperkuat semangat gotong royong dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sekda Bandar Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama-sama mewujudkan pembangunan yang efektif, tidak sebatas fisik, tetapi juga penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Bandar Lampung.

Dukung Stabilitas Nasional, Polrestabes Palembang dan Kodim 0418 Perkokoh Soliditas TNI–Polri

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Soliditas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali diperkuat sebagai fondasi utama menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Kapolrestabes Palembang ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang, Selasa (14/7/2026), yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan.

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., didampingi seluruh Pejabat Utama Polrestabes Palembang serta para Kapolsek jajaran. Rombongan disambut langsung oleh Komandan Kodim 0418/Palembang Kolonel Arh. Erik Novianto, S.Sos., bersama para Perwira Seksi (Pasi) dan seluruh Komandan Rayon Militer (Danramil) jajaran Kodim 0418/Palembang.

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan soliditas TNI–Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Palembang. Sinergi yang terus terbangun juga merupakan implementasi nyata Program Presisi Polri yang mengedepankan kolaborasi lintas sektoral dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, kedua institusi sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi operasional, memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta mengoptimalkan kerja sama dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah. Stabilitas keamanan yang terjaga diyakini menjadi prasyarat utama bagi tumbuhnya investasi, berkembangnya perekonomian daerah, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kebersamaan TNI dan Polri merupakan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sinergi TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus memastikan stabilitas kamtibmas tetap terpelihara. Kami berkomitmen terus bergandengan tangan dengan jajaran TNI untuk menghadapi setiap dinamika di lapangan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendukung seluruh agenda pembangunan nasional agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H.

Komandan Kodim 0418/Palembang Kolonel Arh. Erik Novianto, S.Sos., menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut dan menegaskan bahwa hubungan TNI dan Polri di Kota Palembang selama ini telah terjalin sangat harmonis.

“TNI selalu siap berjalan berdampingan dengan Polri dalam menjaga keamanan wilayah. Soliditas yang kita bangun hari ini bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi merupakan kekuatan nyata dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjamin kelancaran seluruh program strategis pemerintah. Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang kuat, kami optimistis Kota Palembang akan tetap aman, damai, dan kondusif,” tegas Komandan Kodim 0418/Palembang Kolonel Arh. Erik Novianto, S.Sos.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa silaturahmi tersebut mencerminkan komitmen kuat TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.

“Sinergi TNI dan Polri merupakan modal utama dalam menjaga keamanan daerah sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Polda Sumsel terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama seluruh unsur TNI agar masyarakat merasakan kehadiran negara melalui situasi kamtibmas yang aman, pelayanan publik yang optimal, dan kepastian hukum yang berkeadilan,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa soliditas TNI–Polri akan terus dipelihara hingga seluruh jajaran kewilayahan sebagai kekuatan utama dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat stabilitas keamanan, dan mengawal pembangunan nasional. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat, TNI dan Polri di Sumatera Selatan siap terus bersinergi menjaga Bumi Sriwijaya agar tetap aman, damai, dan sejahtera. (Rls/Ags).