Dekat dengan Masyarakat, Danyon B Pelopor dan Bhayangkari Berbagi Sembako serta Perkuat Kamtibmas

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Danyon B Pelopor bersama Perwira dan Bhayangkari bersilaturahmi sekaligus bakti sosial kepada Masyarakat seputaran Mako Batalyon B Pelopor di desa Trinjono dan desa Srikayon kelurahan Terbanggi Agung.

Kunjungan silaturahmi di awali dari rumah Kadus Trinjono Bapak Poniman yang merupakan Tokoh Masyarakat Desa Trinjono. Di rumah bapak kudus telah berkumpul beberapa warga lansia dan warga yang kurang mampu untuk dibagikan sembako yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke 81 Korbrimob Polri.

Komandan Batalyon Pelopor Kompol Robi Wicaksono SH. menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah silaturahmi sekaligus perkenalan pejabat baru dan mohon bantuannya untuk dapat hidup berdampingan serta bertetangga dengan baik. Sekaligus Danyon B Pelopor mohon doa agar jajaran Batalyon B dapat bertugas dengan lancar bersama masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan (Jumat, 06/11/26), Danyon B Pelopor beserta rombongan bertujuan untuk mempererat Tali Silaturahmi antara Personel Batalyon B Pelopor dan Warga Masyarakat desa Trinjono serta desa Srikaton dengan harapan agar dapat terjalin komunikasi dan kebersamaan dengan baik.

Sejalan dengan hal tersebut, sebagai ungkapan rasa syukur jelang Hari Ulang Tahun ke-81 Korps Brimob Polri, Danyon B Pelopor bersama Bhayangkari Ranting Batalyon B, memberikan sedikit bantuan Bahan Kebutuhan Pokok yang pada harapannya dapat bermanfaat untuk warga masyarakat, jangan di lihat dari bentuk dan nilainya tapi lihatlah ini sebagai bentuk ikatan persaudaraan dan kekeluargaan ungkap Robi.

Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap Warga Desa Trinjono dan Desa Srikaton semakin merasakan kehadiran Brimob dekat dengan masyarakat sejalan dengan program Kapolri Polisi Bersama Masayarakat. Kami juga menitipkan Anggota kami kepada masyarakat Desa agar dapat berdampingan dan bersama-sama menjaga Kamtibmas di sekitar Mako agar tetap aman dan kondusif.

Setelah kunjungan di desa Trinjono selesai dilanjutkan bersilaturahmi ke rumah Kadus Desa Srikaton Bapak Sugeng dengan melaksanakan kegiatan yang sama.Ia menekankan bahwa pengembangan pola pikir kewirausahaan perlu didukung pembelajaran berbasis praktik, pengalaman nyata, serta pendampingan berkelanjutan agar mahasiswa mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.

“Jiwa kewirausahaan harus dimiliki setiap lulusan, apa pun profesi yang mereka pilih,” tegasnya.

Kuliah umum internasional ini merupakan bagian dari penguatan kolaborasi PPIK UBL bersama PUM Netherlands melalui program PUM Expert Visit 2026. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mengembangkan ekosistem inovasi dan kewirausahaan, meningkatkan kapasitas dosen sebagai business coach, serta memperkuat sistem pendampingan bisnis mahasiswa.

Inisiatif tersebut sekaligus mendukung pengembangan Talent and Career Ecosystem UBL yang mengintegrasikan pengenalan potensi diri, pembelajaran, pengalaman praktis, pengembangan kompetensi, hingga kesiapan karier mahasiswa.

Melalui pendekatan ini, UBL mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu berpikir kreatif, beradaptasi dengan perubahan, menciptakan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha, industri, dan masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan