(pelitaekspres.com) –SERUI- Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE, M.Si, menyerahkan secara simbolis bantuan pangan berupa beras tahun 2026 kepada masyarakat di Kelurahan Serui Kota, Rabu (1/9/2026).
Bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui Perum Bulog. Di Kabupaten Kepulauan Yapen, sebanyak 15.711 penerima di 17 distrik mendapat bantuan untuk periode Juli, Agustus dan September 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Yapen, Jefry Boy Manderi, mengatakan khusus Kelurahan Serui Kota terdapat 1.070 penerima.
Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan, atau total 30 kilogram selama tiga bulan. Dengan jumlah penerima tersebut, total bantuan yang disalurkan mencapai 471.330 kilogram beras.
Jefry menjelaskan penerima bantuan ditentukan berdasarkan data kesejahteraan masyarakat dari pemerintah, termasuk Kemensos, Dukcapil dan BKKBN. Sasaran utama berada pada Desil 1 hingga Desil 3.

Ia mengingatkan bantuan diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria, bukan ASN, TNI, Polri maupun warga yang telah dinilai mampu secara ekonomi. Masyarakat juga diminta ikut mengawasi penyaluran dan melaporkan jika menemukan persoalan.
Sementara itu, Kepala Bulog Serui, Syarif Jati, memastikan pihaknya berkomitmen menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan tepat kualitas. Ia meminta dukungan pemerintah distrik, kelurahan dan kampung agar bantuan diterima masyarakat yang berhak.
Bupati Benyamin menegaskan pemerintah daerah tidak hanya bertugas menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan hak masyarakat benar-benar sampai kepada penerima.

“Tidak boleh ada yang bermain-main di atas hak hidup rakyat. Saya ingin memastikan ini disalurkan dengan baik dan benar sampai kepada tujuan,” tegas Benyamin.
Ia menjelaskan perubahan daftar penerima merupakan hal yang dimungkinkan karena data kesejahteraan terus diperbarui. Warga yang sudah dinilai mampu dapat keluar dari daftar, sementara warga yang memenuhi kriteria dapat menjadi penerima baru.
Benyamin juga meminta seluruh pihak yang terlibat, termasuk dinas teknis, Bulog, distrik, kelurahan dan aparat di lapangan, menjalankan pengawasan secara bertanggung jawab.
“Ini negara memberi perhatian untuk membantu rakyat. Saya berharap apa yang dilakukan menjadi bagian yang penting dan mari kita sambut ini dengan syukur,” pungkasnya.