BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) bagi guru SD di Kecamatan Telukbetung Utara dan Telukbetung Barat yang digelar di Aula Rektorat Lantai III IIB Darmajaya, Jumat (28/8/26).
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) IIB Darmajaya, Muhammad Fauzan Azima, S.Kom., M.T.I., sebagai narasumber. Bimtek menjadi ruang bagi para guru untuk memperkuat pemahaman sekaligus mengaplikasikan koding dan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Telukbetung Barat, Heri Risdiyanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IIB Darmajaya atas fasilitas serta dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan bimtek tersebut.
“Pada era sekarang kita tidak bisa melepaskan diri dari kecerdasan artifisial atau AI. Saya berharap materi yang disampaikan Pak Fauzan nantinya memberikan banyak manfaat dan dapat diimplementasikan oleh guru-guru di Telukbetung Barat dan Telukbetung Utara,” ujarnya.
Hari berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para guru dan peserta didik.
“Mudah-mudahan ini menjadi amal jariah dan pahala dari Allah SWT,” tuturnya.
Senada, Ketua K3S Telukbetung Utara, Muhammad Akbar, S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada IIB Darmajaya yang telah merespons kebutuhan guru dalam menghadapi pembelajaran koding dan AI.
“Kita sebelumnya sudah mengenal melalui bimtek di kecamatan dan kali ini akan langsung aplikasi. Jadi, jangan tidak bertanya karena kegiatan hari ini isinya bakal daging semua. Kalau bapak ibu mau cari tulangnya pembicara ini tidak ada ketemu, tetapi daging semua,” kelakarnya.
Ia berharap kolaborasi antara K3S dan IIB Darmajaya dapat terus dikembangkan pada masa mendatang.
“Mudah-mudahan kerja sama ini tidak hanya sampai di sini saja, tetapi akan berlanjut ke depannya. Sekarang ini eranya teknologi, jadi kita harus beradaptasi,” katanya.
Muhammad Akbar juga mengapresiasi kesempatan yang diberikan IIB Darmajaya untuk membuka wawasan para guru mengenai perkembangan teknologi informasi. Ia menyebut, bagi guru yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister, bidang tersebut juga memiliki keterkaitan dengan Program Studi Magister Teknik Informatika (MTI).
Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya, Nurfiana, S.Kom., M.Kom., mengatakan perkembangan AI saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan.
“Seperti yang kita ketahui, saat ini kita hidup di tahun 2026 yang serba AI. Sebagai pekerja bahkan anak-anak di sekolah sudah menggunakan AI. Kenapa generasi sekarang ini kita sebut dengan generasi AI? Ketika terdapat permasalahan, mereka curhatnya bukan ke guru tetapi ke AI,” ujarnya.
Menurut Nurfiana, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Guru perlu memahami teknologi dan AI agar dapat mengarahkan penggunaannya secara tepat, bijak, dan produktif dalam mendukung pembelajaran.
“Dari kegiatan bimtek ini, melalui Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, kami hadir sebagai mitra. Kami percaya kunci transformasi pendidikan ada di tangan bapak dan ibu sekalian,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi para guru yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, waktu dan pengetahuan yang diinvestasikan hari ini merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan.
“Terima kasih sudah meluangkan waktu sebagai investasi terbesar untuk anak-anak ke depan. Kami IIB Darmajaya sangat terbuka untuk bimbingan teknis lainnya,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara K3S Telukbetung Utara dan K3S Telukbetung Barat dengan Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi IIB Darmajaya. Penandatanganan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dalam pengembangan kompetensi guru, khususnya di bidang teknologi informasi, koding, dan kecerdasan artifisial.
Melalui kegiatan tersebut, IIB Darmajaya menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis sekolah dan tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan generasi digital.(**)