KOTABUMI -(deklarasinews.com)– Banyak pengendara sepeda motor yang sering kali mengabaikan komponen kecil berspesifikasi tinggi seperti busi, hingga akhirnya motor mengalami mogok atau sulit dihidupkan di pagi hari. Menanggapi keluhan konsumen terkait performa mesin yang kurang stabil, AHASS Jaya Sakti Motor Kotabumi membagikan tips penting mengenai masa pakai busi yang ideal.
Busi berfungsi memercikkan bunga api untuk membakar campuran bensin dan udara di ruang bakar. Seiring pemakaian, elektroda busi akan mengalami pengikisan akibat panas tinggi, yang membuat celah busi merenggang dan percikan api melemah.
Gejala Busi Motor Honda Mulai Aus:
- Mesin Brebet:Akselerasi terasa tersendat-sendat saat tuas gas ditarik.
- Konsumsi BBM Boros:Pembakaran tidak sempurna memaksa mesin mengonsumsi bensin lebih banyak.
- Asap Knalpot Hitam:Indikasi adanya sisa bahan bakar yang gagal terbakar dengan sempurna.
“Untuk menjaga efisiensi bahan bakar dan performa mesin tetap optimal, PT Astra Honda Motor merekomendasikan pergantian busi secara berkala setiap 8.000 km. Jangan menunggu sampai busi mati total di tengah perjalanan,” jelas Kepala Mekanik AHASS Jaya Sakti Motor Kotabumi.
Di akhir bulan Mei ini, AHASS Jaya Sakti Motor Kotabumi menyediakan layanan gratis pengecekan celah busi dan pembersihan untuk setiap konsumen yang melakukan paket servis lengkap (Red)