Aksi Curanmor Di Sidomulyo Marak Lagi, Warga Minta Pihak Kepolisian Meningkatkan Patroli

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali marak diwilayah hukum Polsek Sidomulyo. Warga meminta pihak kepolisian dari Polsek Sidomulyo meningkatkan petugas Patroli, Rabu (21/10/2026).

Kali korbanya adalah Anggun Ariskawati (23) warga desa Budidaya Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan.

Sepeda motor milik Korban jenis Honda Beat dengan Nomor Polisi BE 2635 DDU, hilang dicuri orang saat diparkir dibelakang warung tempatnya bekerja di sekitar Lapangan Perumnas Mustika Raya 1 desa Seloretno Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 22.30 wib.

Tokoh pemuda Sidomulyo Sariyanti Novelis kepada media ini mengatakan bahwa aksi para pelaku Curanmor yang sering beraksi diwilayahnya ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu pihaknya berharap pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Sidomulyo lebih meningkatkan petugas patroli berkeliling wilayahnya, ” ungkap Sariyanti.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Budidaya Aan Kurniawan mengatakan bahwa peristiwa Curanmor untuk kesekian kalinya diwilayah Sidomulyo ini sudah cukup meresahkan. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada aparat kepolisian dalam hal ini Poksek Sidomulyo agar lebih meningkatkan petugas untuk berpatroli diwilayah ini, sehingga dapat mencegah minimal menekan para pelaku untuk melakukan tindak pidana diwilayah ini,

” Kali ini korbanya Warga saya yang bekerja disalah satu Angkringan di Perumnas, Senin (19/10/2026) lalu, ” Oleh karena itu saya sangat berharap pihak kepolisian dapat mengungkap para pelakunya. Saya yakin Polsek Sidomulyo bisa. Sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan aktivitasnya kembali, ” ujar Kades Budidaya ini.

Dari pantauan tim media pelita ekspres.com sebelumnya kejadian Curanmor juga terjadi didesa Sidowaluyo. Siswa SSB yang sedang latihan sepak bola sepeda motornya jenis Honda Street  juga hilang disikat pelaku.  Pelatih dan Kepala desa setempat juga berharap segera terungkap pelakunya. (Cak Ton)

Tinggalkan Balasan