BENGKULU -(deklarasinews.com)— Inovasi digital untuk sektor pertanian mengantarkan dosen Program Studi Sains Data Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Ruki Rizal Nul Fikri, S.Kom., M.T.I., meraih Juara Harapan 3 Lomba Gelar Inovasi Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL) Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih Ruki melalui inovasi Tani Cerdas, sebuah solusi digital yang dirancang untuk membantu petani Indonesia memperoleh informasi dan edukasi pertanian secara lebih mudah, cepat, dan terpercaya.
Lomba Gelar Inovasi AKREL Tahun 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di tingkat nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Gelar Karya di Kampus AKREL Simpang Nangka, Bengkulu.
Capaian tersebut mendapat dukungan dari Pimpinan IIB Darmajaya. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendorong dosen untuk terus mengembangkan inovasi yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Dalam ajang tersebut, Ruki membawa Tani Cerdas sebagai inovasi yang memanfaatkan teknologi digital untuk menjawab kebutuhan petani di tengah perkembangan teknologi informasi.
Tani Cerdas merupakan platform berbasis web yang membantu petani mendapatkan informasi pertanian, melakukan diagnosis tanaman, serta memperoleh edukasi pertanian secara praktis.
Ruki mengatakan, Tani Cerdas dikembangkan sebagai bentuk pemanfaatan teknologi digital agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. “Tani Cerdas hadir sebagai solusi digital untuk membantu petani mendapatkan informasi, diagnosa tanaman, dan edukasi pertanian secara mudah, cepat, dan terpercaya,” ujar Ruki.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuka peluang untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Capaian Juara Harapan 3 dalam Lomba Gelar Inovasi AKREL Tahun 2026 menjadi pencapaian Ruki dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi untuk sektor pertanian.
Melalui Tani Cerdas, teknologi digital dihadirkan lebih dekat dengan kebutuhan petani, sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung pertanian Indonesia. Prestasi tersebut turut memperkuat kiprah dosen Program Studi Sains Data IIB Darmajaya dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang memiliki manfaat bagi masyarakat. (**)