Ketua DPRK Yapen Bantu 30 Kursi Sekolah Minggu Jemaat GKI Baitania di Kampung Artaneng

KEP. YAPEN -(deklarasinews.com)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzion Sembai, kembali ke tanah kelahirannya di Kampung Artaneng, Distrik Yapen Utara, untuk menyerahkan bantuan 30 kursi bagi anak-anak Sekolah Minggu Jemaat GKI Baitania. Kunjungan ini sekaligus menjadi momen mengharukan bagi sang pemimpin daerah yang lahir di ujung pulau terpencil, kini kembali sebagai pejabat tinggi yang peduli terhadap pembangunan iman generasi muda, Selasa (8/9/2026).

Dari Kampung Terpencil ke Kursi Pimpinan DPRK

Ebzion Sembai lahir dan tumbuh di Kampung Artaneng, sebuah kampung di ujung utara Pulau Yapen yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Keterbatasan fasilitas dan akses tidak mematahkan semangatnya untuk meraih mimpi. Berkat kerja keras, tekad kuat, dan garis tangan yang baik, Ebzon akhirnya hari ini duduk sebagai Ketua DPRK Kepulauan Yapen—pemimpin lembaga legislatif daerah yang menjadi idola rakyat.

Kisah Ebzon menjadi bukti bahwa lahir di mana pun tidak menentukan kesuksesan seseorang. Yang menentukan adalah niat, tekad, dan perjuangan untuk menjadi orang sukses. “Anak-anak Sekolah Minggu adalah bagian penting dari masa depan gereja, keluarga, masyarakat, dan daerah kita. Karena itu, mereka perlu mendapatkan tempat yang nyaman untuk belajar, beribadah, mendengarkan firman Tuhan, dan bertumbuh dalam iman,” ujarnya saat menyerahkan bantuan.

Bantuan 30 Kursi untuk Gedung Sekolah Minggu

Dalam kunjungannya, Ebzon menyerahkan 30 kursi yang akan digunakan untuk melengkapi gedung Sekolah Minggu Jemaat Baitania yang sebelumnya telah dibangun oleh jemaat dan panitia pembangunan. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pembinaan iman anak-anak di jemaat tersebut.

“Beberapa waktu lalu saya datang ke tempat ini dan melihat secara langsung kondisi serta kebutuhan yang ada. Gedung Sekolah Minggu sudah dibangun, tetapi masih membutuhkan fasilitas pendukung, khususnya kursi untuk anak-anak,” kata Ebzon. Ia menjelaskan, sebelumnya pihak jemaat mengusulkan bantuan sebanyak 60 kursi. Namun, untuk tahap awal, bantuan yang dapat direalisasikan baru sebanyak 30 kursi.

“Hari ini kita baru bisa membantu 30 kursi terlebih dahulu. Untuk kekurangan 30 kursi lainnya, kita akan berupaya agar dapat dipenuhi dan disalurkan pada kesempatan berikutnya,” janjinya.

Ebzon juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan dan seluruh jemaat yang telah bergotong royong membangun gedung Sekolah Minggu tersebut. Ia menilai pembangunan fasilitas pelayanan seperti ini merupakan hasil dari kebersamaan dan kepedulian seluruh jemaat.

“Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengasuh Sekolah Minggu yang terus melayani dan mendampingi anak-anak dalam pembinaan iman sejak usia dini,” tambahnya.

Sekretaris Panitia Pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Lukas Maniambo, menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRK Kepulauan Yapen atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada Jemaat Baitania. Menurut Lukas, bantuan tersebut sangat membantu panitia dalam melengkapi fasilitas gedung Sekolah Minggu yang telah dibangun.

Bantuan 30 kursi tersebut diharapkan dapat menunjang proses pembinaan iman dan memberikan fasilitas yang lebih layak serta nyaman bagi anak-anak Sekolah Minggu Jemaat Baitania. Kepedulian terhadap anak-anak hari ini merupakan bagian dari investasi untuk mempersiapkan generasi Yapen yang beriman, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Kisah Ebzon Sembai dari Kampung Artaneng menjadi inspirasi bahwa keterbatasan tempat lahir bukan halangan untuk meraih kesuksesan. Yang terpenting adalah garisan tangan, niat, dan tekad untuk berjuang menjadi orang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat.(GM)

Tinggalkan Balasan