MESUJI -(deklarasinews.com)— Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza mencanangkan Desa Tapis (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju, Indonesia Emas) di Desa Muara Tenang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Kamis (27/8/2026).
Pencanangan ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan TP PKK Provinsi Lampung untuk memperkuat peran keluarga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Purnama Wulan sari Mirza mengatakan, Desa Muara Tenang merupakan desa kedua di Kabupaten Mesuji yang menjadi binaan TP PKK Provinsi Lampung, setelah sebelumnya Desa Sidomulyo.
Menurutnya, status desa binaan bukan sekadar pencanangan, tetapi harus diikuti dengan pelaksanaan program secara nyata dan berkelanjutan. Karena itu, TP PKK Provinsi Lampung akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai program yang dijalankan di desa.
“Program-program yang dibawa dari provinsi harus benar-benar diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, peningkatan ekonomi keluarga, Posyandu, hingga pencegahan stunting,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan PKK sangat ditentukan oleh kondisi keluarga. Sebagai gerakan yang bekerja hingga tingkat keluarga dan kelompok dasawisma, PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
“Tujuan kami adalah bagaimana ibu-ibu saling mendukung untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Keberhasilan kami dapat dilihat dari meningkatnya kesejahteraan keluarga di desa, kecamatan, hingga kabupaten,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Lampung melalui Pokja I dan Pokja IV memberikan edukasi dan pembinaan kepada kader PKK serta masyarakat. Materi yang diberikan antara lain literasi keuangan, kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta upaya pencegahan stunting.
Purnama Wulan Sari Mirza juga mengajak masyarakat menerapkan prinsip 2L, yaitu legal dan logis, dalam memilih produk dan layanan jasa keuangan. Masyarakat diimbau memastikan lembaga keuangan yang digunakan memiliki izin dari otoritas berwenang dan tidak mudah tergiur penawaran pinjaman yang tidak masuk akal.
Selain pembinaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan kampanye gizi bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung. Anak-anak PAUD mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, termasuk telur dan susu.
“Pemenuhan gizi harus dimulai sejak dini. Anak-anak adalah calon sumber daya manusia yang akan membangun masa depan Lampung. Karena itu, gizinya harus kita perhatikan sejak sekarang,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan berbagai bantuan kepada masyarakat, antara lain 50 paket sembako, empat unit mesin jahit bagi kelompok usaha ekonomi produktif, bantuan kursi roda dan alat bantu dengar, bantuan untuk keluarga berisiko stunting, beasiswa tahfiz Al-Qur’an selama tiga tahun, Al-Qur’an untuk rumah ibadah, bantuan buku cerita rakyat Lampung, serta bantuan bedah rumah bagi masyarakat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong kemandirian ekonomi keluarga, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan stunting dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza juga mengajak para orang tua dan anak-anak untuk meningkatkan minat baca. Buku cerita rakyat dari 15 kabupaten/kota di Lampung turut diserahkan untuk memperkenalkan budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda.
“Di tengah anak-anak yang semakin dekat dengan gadget, kita ingin mereka kembali mencintai membaca. Dengan membaca, wawasan mereka akan semakin luas dan kecintaan terhadap budaya Lampung juga semakin kuat,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi capaian Kabupaten Mesuji dalam pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis. Ia mendorong kader PKK dan Posyandu untuk terus aktif menjemput masyarakat agar melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, khususnya bagi balita dan ibu hamil.
Ia juga meminta kader PKK di Desa Muara Tenang terus mengembangkan ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sayuran, tanaman obat, dan kebutuhan pangan lainnya.
“Gerakan menanam di pekarangan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat mendukung upaya pengendalian inflasi di Provinsi Lampung,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Shela Selviana Yugi mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti pembinaan yang diberikan TP PKK Provinsi Lampung.
Menurut Shela, pembinaan akan difokuskan pada penguatan kelembagaan dan administrasi PKK, peningkatan kapasitas kader, optimalisasi Posyandu, penguatan pelaporan dan evaluasi program, serta pembinaan keluarga hingga tingkat dasawisma.
Desa Muara Tenang juga akan mengembangkan inovasi berdasarkan potensi lokal, termasuk seni kerajinan sulam ulat sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kreativitas dan ekonomi keluarga.
“Kami optimistis Desa Muara Tenang dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Mesuji. Kami memohon bimbingan dan arahan berkelanjutan dari TP PKK Provinsi Lampung agar program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Shela.
Wakil Bupati Mesuji M. Yugi Wicaksono menyambut baik pencanangan Desa Tapis dan kehadiran TP PKK Provinsi Lampung di Kabupaten Mesuji.
Ia menilai penguatan keluarga merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keluarga yang sehat, harmonis, dan produktif akan memberikan dampak positif terhadap pendidikan anak, kesehatan, serta perekonomian keluarga.
Yugi juga mendorong agar kegiatan PKK dan Posyandu tidak hanya berorientasi pada kegiatan administratif, tetapi mampu menghasilkan kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Orientasinya harus semakin produktif dan memiliki nilai ekonomi. Jangan sampai kegiatan hanya sekadar memenuhi kewajiban, tetapi harus mampu membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Pencanangan Desa Tapis di Desa Muara Tenang diharapkan menjadi awal dari penguatan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Mesuji, pemerintah desa, TP PKK, Posyandu, dunia usaha, serta masyarakat.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Desa Muara Tenang diharapkan mampu berkembang menjadi desa percontohan yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas.(Red)