PAGARALAM -(deklarasinews.com)– Kolaborasi Polres Pagar Alam bersama Pemerintah Kota Pagar Alam dan unsur Forkopimda mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional, melalui kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 provinsi, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melalui Zoom Meeting tersebut dipusatkan di Kota Pagar Alam di kawasan kompleks perkantoran Gunung Gare, samping Kantor Satpol PP, dengan lahan tahap awal sekitar 2,6 hektare. Kolaborasi seperti ini tentunya patut diacungi jempol.
Kegiatan (penanaman serentak-red) di Kota Pagar Alam ini dihadiri Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, Wakil Wali Kota, Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres, para PJU Polres Pagar Alam, Ketua DPRD, unsur Kodim 0405/Lahat, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Sekda, Ketua Bhayangkari, Ketua TP PKK, Dinas Pertanian, Lapas Kelas III, Kantor Pertanahan, Camat Dempo Utara, Darma Wanita, Lurah Pagar Wangi serta 28 kelompok tani dengan perwakilan sekitar 50 petani.

Usai mengikuti seremoni nasional melalui Zoom Meeting, kegiatan dilanjutkan penanaman secara simbolis oleh Wali Kota Pagar Alam bersama Kapolres Pagar Alam, para PJU dan unsur Forkopimda. Penanaman kemudian dilanjutkan oleh kelompok tani yang terlibat dalam pengembangan bawang putih. Peserta juga meninjau lahan penelitian Bakomsus Polres Pagar Alam serta mendapatkan pengenalan alat dan mesin pertanian (Alsintan) sebagai bagian dari upaya mendorong pertanian yang lebih produktif dan modern.
Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah menyampaikan bahwa “Kami Pemerintah Kota Pagar Alam sangat mendukung program ini. Harapannya, bawang putih tidak hanya menjadi kegiatan penanaman serentak, tetapi dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kota Pagar Alam,” ujar Wali Kota.

Berbagai olahan dari bawang putih bisa dihasilkan (home industry ) yang tentunya menambah dan meningkatkan income petani,”imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro menegaskan kesiapan Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani dan seluruh stakeholder dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Pertanian, pengembangan bawang putih di Kota Pagar Alam direncanakan mencapai sekitar 21 hektare. Untuk tahap awal telah tersedia lahan 2,6 hektare dengan dukungan 2 ton bibit varietas Lumbu Kuning, Lumbu Hijau dan Sangga Sembalu yang didatangkan dari Sembalun, NTB. Program tersebut melibatkan 28 kelompok tani dengan total 392 petani.”ada 3 jenis varietas bibit yang kita kembangkan.”jelasnya.

Dan agar tumbuh kembangnya baik kita lakukan pengawasan dan pemantauan,”ucapnya.
Dan dari ketiga varietas yang ditanam yang terbaik tentunya yang dikembangkan.
“Polres Pagar Alam siap mendukung program ketahanan pangan nasional melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap pengembangan bawang putih ini dapat meningkatkan produktivitas, memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bawang putih di masyarakat,” (ADV/Rep)