Festival Budaya Semarakkan Hari Jadi Purwakarta, Tradisi dan Seni Bersatu dalam Kemeriahan

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Puncak peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 Tahun 2026 berlangsung semarak melalui Festival Budaya “Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa” yang digelar pada Minggu (20/7/2026) Malam. Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Taman Pahlawan hingga Jalan Jenderal Sudirman untuk menyaksikan arak-arakan budaya yang menampilkan kekayaan seni, adat, dan tradisi khas Purwakarta.

Arak-arakan dimulai dari pertigaan Patung Enggrang di Jalan Taman Pahlawan, Kelurahan Nagri Kaler, dan berakhir di pertigaan Bank BTN, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Nagri Tengah. Festival menjadi magnet bagi masyarakat yang antusias menyaksikan beragam pertunjukan budaya dari berbagai penjuru daerah.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein memimpin langsung iring-iringan dengan menaiki kereta kencana sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah, budaya, dan kepemimpinan daerah. Di belakangnya, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Maula Akbar Mulyadi Putra, Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Sri Puji Utami, Wakil Bupati Purwakarta, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta tamu kehormatan mengikuti arak-arakan dengan menunggangi kuda.

Kemegahan festival semakin terasa melalui penampilan delegasi seni budaya dari berbagai kabupaten dan provinsi, pertunjukan kesenian dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Purwakarta, serta atraksi budaya yang menggambarkan keberagaman tradisi Nusantara. Ribuan penonton juga dihibur oleh penampilan musisi nasional Charlie Van Houten, sementara jalannya acara dipandu komedian Jawa Barat Kang Ohang dan Ceu Popon, yang berhasil menciptakan suasana hangat dan penuh kegembiraan.

Dalam sambutannya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, seniman, budayawan, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Budaya tahun ini.

“Festival Budaya Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa tahun ini berlangsung sangat meriah. Seluruh rangkaian acara menampilkan kekayaan budaya daerah, mulai dari iring-iringan kereta kencana, pasukan berkuda, penampilan utusan kesenian dari berbagai kabupaten dan provinsi, hingga delegasi seni dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purwakarta. Ini menjadi bukti bahwa budaya masih hidup dan dicintai masyarakat. Mudah-mudahan pada tahun yang akan datang penyelenggaraannya lebih meriah lagi, lebih banyak melibatkan masyarakat, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan datang ke Purwakarta,” ujar Om Zein.

Menurut Om Zein, budaya bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga identitas yang harus dijaga bersama. Melalui Festival Budaya, Pemerintah Kabupaten Purwakarta ingin menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, menegaskan bahwa Festival Budaya memiliki makna strategis sebagai upaya memperkuat identitas daerah sekaligus melestarikan warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Purwakarta.

“Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan seni, adat istiadat, dan tradisi lokal kepada masyarakat serta para tamu dari berbagai daerah. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pihak, kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, serta memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta maupun masyarakat,” ujar Sri Puji Utami.

Ia menilai suksesnya penyelenggaraan Festival Budaya merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Purwakarta, DPRD, Forkopimda, panitia pelaksana, komunitas seni budaya, pelaku UMKM, relawan, serta masyarakat yang bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat gotong royong selama kegiatan berlangsung.

Sri Puji berharap Festival Budaya terus berkembang menjadi agenda budaya berskala nasional yang mampu memperkuat jati diri masyarakat Purwakarta, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan pelaku seni budaya lokal.

Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama DPRD dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan warisan budaya sebagai identitas daerah. Melalui semangat “Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa”, budaya tidak hanya dipertahankan sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga terus dihidupkan sebagai kekuatan pembangunan daerah yang berakar pada nilai-nilai luhur, kebersamaan, dan gotong royong. (DR)

Tinggalkan Balasan