BINJAIWANGI –(deklarasinews.com)– Pekon Binjaiwangi membangun kembali Jembatan Gantung sepanjang 50 M, yang terputus akibat amlasnya pondasi karena banjir beberapa bulan lalu.
Suri Yusup, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Pekon Binjaiwangi mengatakan, awalnya pekon tidak menganggarkan pembangunan jembatan gantung penghubung dusun Sukabakti dalam RAPB Pekon tahun 2020 ini.
Menurut dia, karena jembatan tersebut merupakan akses vital yang ramai dilewati warga. Atas pertimbangan dan melalui musyawarah pekon disepakati untuk kembali membangun jembatan tersebut, dengan mengunakan anggaran perubahan dana desa tahun ini, jelasnya.
“Pada awalnya pekon menganggarkan beberapa titik pembangun fisik, juga pengadaan WIFI, karena adanya epesiensi angaran yang dialihkan untuk penanganan covid-19, beberapa titik pembangunan dialihkan, jelasnya.
Berbeda, Sudiyono kepala tukang mengatakan, pembangunan jembatan ini didesain bisa untuk mobil dengan tonase maksimal 3 ton. Selain sebagai tukang kami juga warga pekon ini, karenanya dalam pengerjaannya kami usahakan semaksimal mungkin.
“Semua pekerja dibayar harian sesuai dengan rap, ucapnya.
Dilain pihak, Udin warga penguna jembatan gantung mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pekon Binjaiwangi, yang sudah membangun kembali jembatan ini.
Dia mengatakan, jembatan satu-satunya penghubung dari pekon kedusun Sukabakti, memang ada jalan alternatif, tapi jarak tempuhnya bisa sampai satu jam, katanya. (Marhandi)