Toko Kopi Ali Resmi Dibuka, Angkat Kopi Sumsel dan Dibanderol Mulai Rp15 Ribuan! ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Kota Palembang kembali kedatangan destinasi baru bagi para pecinta kopi. Toko Kopi Ali resmi menggelar Grand Opening pada Senin (26/01/2026), berlokasi strategis di Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Sekip, Palembang. Kehadiran kafe ini langsung mencuri perhatian, bukan hanya karena konsepnya yang modern, tetapi juga karena komitmennya mengangkat kopi asli Sumatera Selatan sebagai identitas utama.

‎‎Di balik nama Toko Kopi Ali, tersimpan cerita personal sang pendiri. Owner Toko Kopi Ali, Raymond Ali, menjelaskan bahwa nama “Ali” diambil dari namanya sendiri serta nama sang ayah, Ali, yang juga menjadi nama keluarga besar mereka.

‎‎Bagi Raymond, brand ini bukan sekadar usaha, melainkan simbol perjalanan, warisan keluarga, sekaligus bentuk kecintaan terhadap kopi Nusantara, khususnya kopi Sumatera Selatan.

‎‎“Untuk visi Toko Kopi Ali, kami meng-highlight 100 persen kopi Sumatera Selatan. Kita tahu, Sumsel adalah salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia dan juga berkontribusi besar dalam kapasitas ekspor nasional,” ungkap Raymond saat ditemui di sela-sela acara peresmian.

‎‎Raymon bukanlah pemain baru di industri kopi. Lebih dari satu dekade, ia telah berkecimpung di dunia perkopian Indonesia. Selama ini, ia dikenal banyak berfokus pada kopi arabika. Namun melalui Toko Kopi Ali, Raymon ingin membuka ruang yang lebih luas bagi kopi robusta, khususnya dari Sumatera Selatan.

‎‎Ia mengungkapkan bahwa selama ini dirinya juga membina banyak petani kopi robusta dari lima kabupaten penghasil kopi di Sumsel. Ke depan, Raymon berencana meng-highlight setiap daerah tersebut agar masyarakat semakin mengenal kekayaan rasa kopi lokal.

‎“Ini adalah toko ke-10 yang saya miliki. Bedanya, sembilan toko sebelumnya lebih banyak berkolaborasi dengan brand lain. Sementara untuk Toko Kopi Ali ini, kami berdiri sendiri dengan brand murni milik kami tanpa embel-embel brand lain,” jelasnya.

‎‎Mengusung konsep yang ramah untuk semua kalangan, Toko Kopi Ali tidak hanya menjadi tempat minum kopi, tetapi juga ruang berkumpul, bekerja, dan berkreasi.

‎‎Dengan jam operasional 24 jam, kafe ini bisa dijadikan working space, tempat nongkrong, mengerjakan tugas, hingga sekadar bersantai. Fasilitas free WiFi pun tersedia bagi pengunjung.

‎‎Untuk urusan menu, Toko Kopi Ali menawarkan harga yang sangat terjangkau. Minuman best seller mereka adalah Es Kopi Susu Ali, racikan kopi, susu, dan gula aren, yang dibanderol mulai dari Rp18.000. Sementara bagi pencinta kopi hitam, tersedia dengan harga mulai Rp15.000.

‎‎“Mulai dari Rp15 ribu saja, teman-teman sudah bisa menikmati kopi enak di sini. Kopi lalu susu dan gula aren masih menjadi favorit sampai hari ini. Untuk yang tidak ingin minum kopi, kami juga punya varian non-kopi,” ujarnya.

‎Tak hanya minuman, Toko Kopi Ali juga menyediakan beragam menu makanan pendukung. Mulai dari Nasi Goreng, Mie Goreng Indomie, Nasi Ayam Katsu, hingga aneka camilan seperti gorengan dan pisang goreng.

‎‎Semua menu makanan dibanderol mulai dari Rp10.000 an, sehingga ramah di kantong semua kalangan.

‎Raymon menjelaskan, konsep buka 24 jam sengaja dihadirkan agar masyarakat bisa menikmati kopi dan makanan kapan saja.

‎‎ “Banyak teman-teman yang olahraga atau gowes di pagi hari. Mereka bisa langsung sarapan di sini dengan harga terjangkau,” katanya.

‎‎Lebih dari sekadar tempat usaha, Raymon berharap Toko Kopi Ali bisa menjadi wadah bagi masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan untuk berbangga terhadap produk lokal. Ia ingin membuktikan bahwa brand lokal dari Sumsel juga bisa memiliki kualitas kelas dunia.

‎‎“Toko Kopi Ali ini kami dedikasikan untuk masyarakat Sumsel. Harapannya, orang bisa bangga karena Sumsel punya brand kopi lokal yang mendunia dan benar-benar mendukung kopi daerah,” ucapnya penuh optimisme.

‎‎Untuk mempermudah pelanggan, seluruh menu Toko Kopi Ali juga sudah tersedia melalui aplikasi Grab, Gojek, dan ShopeeFood. Layanan ini dihadirkan agar warga yang berada jauh dari lokasi tetap bisa menikmati sajian khas Toko Kopi Ali.

‎‎Ke depan, Raymon juga menyiapkan sejumlah inovasi. Salah satunya adalah rencana membuka area rooftop di lantai atas, lengkap dengan live music sebagai hiburan bagi pengunjung.

‎“Ini baru awal. Ke depannya, akan ada rooftop dan live music agar suasana makin hidup,” pungkasnya.

‎‎Dengan konsep yang kuat, harga terjangkau, dan komitmen terhadap kopi lokal, Toko Kopi Ali diyakini akan menjadi salah satu ikon baru perkopian di Palembang. (Ning)

Tinggalkan Balasan